Kamis, 06 November 2008







Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral tertentu di dalam air, umumnya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentuk garam karbonat. Air sadah atau air keras adalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi, sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah. Selain ion kalsium dan magnesium, penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garam-garam bikarbonat dan sulfat. Metode paling sederhana untuk menentukan kesadahan air adalah dengan sabun. Dalam air lunak, sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Pada air sadah, sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Cara yang lebih kompleks adalah melalui titrasi. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per

Air Sadah ialah air yang sukar berbuih dengan sabun dan banyak mengandung ion Ca2+ dan Mg2+.

Macamnya:

1.

Kesadahan Sementara

Mengandung Ca(HCO3)2 dan Mg(HCO3)2
Dapat dihilangkan dengan pemanasan

Contoh : Ca(HCO3)2 (aq) ® CaCO3 + H2O (l) + CO2 (g)

2.

Kesadahan Tetap

Mengandung CaSO4 dan MgSO4
Dapat dihilangkan dengan menambahkan soda ash (Na2CO3)

Contoh : MgSO4 (aq) + Na2CO3 (aq) ® MgCO3 + Na2SO4 (aq)


volume (w/v) dari CaCO3.

Air sadah tidak begitu berbahaya untuk

KESADAHAN AIR

A. Air
Air adalah zat kimia yang penting bagi kehidupan. Di Bumi, air menutupi permukaan Bumi hampir 71% berupa laut fan lapisan es di Kutub dan di Puncak Gunung.
Air yang baik bagi kesehatan harus memenuhi beberapa sifat yaitu
tidak berwarna
tidak berasa
tidak berbau
B. Macam Air
1. Murni
Di alam sekitar kita tidak ada air murni. Air murni adalah senyawa tunggal dan bukan campuran. Para ahli kimia menyatakan bahwa air murni merupakan senyawa yang terdiri atas satu jenis molekul yaitu H2O. Air murni tidak sama dengan air minum karena air minum mengandung garam-garam mineral.
2. Air Bersih
Air bersih belum tentu murni, tetapi dapat digunakan dengan aman tanpa membahayakan kesehatan. Misalnya, air ledeng yang dipakai dirumah sehari-hari tidak perlu murni secara kkimiawi yang penting air tersebut tidak mengandung kuman-kuman yang berbahaya. Karena pada air ledeng ditmbhkn Kalsium hipokhlorit(kaporit) yaitu suatu desinfektan.
3. air keras
Air keras atau air sadah adalah air yang memiliki kadar mineral tinggi. Mengenai penjelasan lebi lanjut berada disub-bab berikutnya.
4. Air Lunak
Air lunak adalah air yang kadar mineralnya rendah


C. Kesadahan Air
Keasadahan air adalah air yang mengandung garam-garam Kalsium(Ca) dam Magnusium(Mg).
Air sadah tidak begitu berbahaya untuk diminum, namun dapat menyebabkan beberapa masalah, antara lain menyebabkan pengendapan mineral yang menyumbat saluran pipa dnkran. Selain itu, juga menyebakan pemborosan sabun di rumah tangga dan air sadah yng dicampur sabun dapat menggumpal dan cepat dihilangkan.
Air sadah ada 2 macam:
1. air sadah sementara.
air sadah sementara yaitu air sadah yang sifatnya sementara, dimana proses menghilangkannya cukup dengan pemanasan. Air sdah ini, mengandung anion bi karbonat.
Ca(COH3)2(aq) 2CaCO3(S) + 2 H2O(l) + CO2
Air sadah sementara dapat juga dihhilangkan dengan penambahan larutan Ca(OH)2, menurut reaksi:
Ca(HCO3) + Ca(OH)2(aq) 2CaCO3(S) + 2H2O(l)
CaCO3(S) padatan akan mengendap, dengan cara penyaringan mak air tersebut terbebas dari Ca atau Mg
2. air sadah tetap
air sadah tetap adalah air sadah yang proses menghilangkannya dengan penambahan zat kimia air sadah ini mengandung zat kmia. Air sadah ini mengandung anion diluar bikarbonat, misalnya Cl dan NO3 cara menghilangkan dengan penambahan senyawa karbonat yang larut dalam air seperti Na2CO3
CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) 2CaCO3(s) + 2H2O(l)
CaCO3(s) berupa padatan akan mengendap dan dapat dibuang.
Air sadah tidak begitu berbahaya bagi kesehatan, hanya harus berhati-hati untuk penderita batu ginjal.
Air sadah bila digunakan untuk mencuci tidak dapat bersih karena lemak/kotoran dalam pakaian belum seluruhnya lepas, ini disebabkan karena air sadah dapat menggumpalkan sabun cuci dimana sabun cuci seharusnya bertugas menggumpalkan lemak/kotoran. Hal ini terjadi karena ion Ca dan Mg dapat menggantikan ion Na, didalam molekul sabun cuci sehingga sabun akan mengendap didalam air.


D. Cara Penelitian
Cara penelitian yang kami gunakan untuk riset ini adalah:
1. Alat yang digunakan

  • tabung reaksi 12 buah
  • pipet tetes 2 buah
  • penjepit tabung
  • gelas kimia
  • penggaris
  • Na2CO3 padat
  • alat pemanas
  • air sabun
  • air sumur


2. Prosedur penelitian :
ambil 12 tabung reaksi, beri nomor 1-4 sebanyak 3 kali.
isi dengan air suling, air ledeng, air sungai, air sumur.
tambahkan 10 tetes air sabun dan kocok 10 kali pada salah satu sample ukur tinggi buih dengan urut(tabung reaksi 1-4 pertama).
panaskan sample yang belum dicampur dengan sabun (tabung reaksi1-4 ke-2).diamkan dan amati ada endapan atau tidak.catat hasilnya!
dari no.4 tambahkan sabun dan kocok 10 kali dan ukur tinggi buih pada sample setelah 1 menit. Catat hasilnya!
pada tabung reaksi 1-4 ke-3 campurkan Na2CO3 padat pada masing-masing sample. Amati apakah ada endapan atau tidak!catat hasilnya!
E. Hasil Penelitian
Hasil penelitian yang kami peroleh dari penelitian ini sebagai berikut:
no
Sample
Ditambah sabun
Di panaskan
Dipanaskan
Na2CO3
buih
endapan
buih
endapan
1.
2.
3.
4.
Air suling (pembanding)
Air ledeng
Air sungai
Air sumur
7 mm
9 mm
5 mm
6 mm
Tidak ada
Ada
Ada
Ada
12 mm
16 mm
10 mm
13 mm
Tidak ada
Ada
Ada
Ada
Keterangan:
air sungai diambil pada jum’at,24 Agustus 2007. jam 05:55. Di daerah Kauman, Gemolong, Sragen.
air sumur diambil pada minggu,19 Agustus2008. jam 17:05 di daerah Kauman, Gemolong, Sragen.
air ledeng diambil pada jum’at, 24 Agustus 2007 jam 11:40 di daerah MAN 1 Surakarta, Kadipiro, Surakarta.
air suling diambil pada jum’at, 24Agustus 2007 jam 11:30 di daerah MAN 1 Surakarta, Kadipiro, Surakarta.
F. Pembahasan
Kesadahan air dapat diteliti dengan air sabun, bila air itu adalah air sadah maka air tersebut memiliki buih yang agak sedikit dan bertahan lama. Berdasarkan penelitian dapat dikatakan bahwa air ledeng di daerah MAN 1 Surakarta, Kadipiro, Surakarta adalah air sadah karena mempunyai buih yang bertahan cukup lama tapi buihnya agak banyak namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata air tersebut adalah air sadah. Air sungai didaerah Kauman, Gemolong, Sragen setelah diuji mempunyai buih yang sedikit dan bertahan lama sehingga dapat disimpulkan air tersebut adalah air sadah. Untuk air sumur di daerah Kauman, Gemolong, Sragen setelah dicampursabun dan dikocok mempunyai buih yang sedikit dan bertahan lamabertahan lama, sehingga dapat dikatakan bahwa air tersebut adalah air sadah. Sedangikan air suling digunakan sebagai pembanding.
Setelah menguji kesadahan air, kami menggolongkan air dalam berdasarkan jenis kesadahannya. Apabila air tersebut adalah air sadah sementara, maka kesadahannya kan hilang hanya dengan pemanasan namun apabila air tersebut air sadah tetap, bila di campurkan Na2CO3 padat akan mengendap.
Air ledeng di daerah MAN 1 Surakarta, Kadipiro, Surakarta setelah dipanaskan terjadi endapan dan setelah dicampur kembali(air yang telah dipanaskan) dengan sabun mempunyai buih yang lebih tinggi dan agak lama bertahan, setelah ditambahkan Na2CO3 terjadi pengendaapn. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air tersebut adalah air sadah tetap.
Air sungai didaerah Kauman, Gemolong, Sragen setelah dipanaskan juga terjadi pengendapan dan setelah dicampur kembali dengan air sabun terdapat buih yang lebih banyak dari pada awal juga bertahan agak lama. Dan setelah dicampur oleh Na2CO3 padat terjadi pengendapan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air tersebut merupakan air sadah tetap.
Air sungai di daerah Kauman, Gemolong, Sragen setelah dipanaskan juga terjadi pengendapan dan setelah dicampur kembali dengan air sabun terdapat buih yang lebih banyak dari pada awal juga bertahan agak lama. Dan setelah dicampur oleh Na2CO3 padat terjadi pengendapan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air tersebut merupakan air sadah tetap.
Berdasarkan data pengamatan diatas, air yang mengandung kesadahan paling tinggi adalahair sungai dan yang mengandung kesadahan paling rendah adalah air ledeng.
Kesimpulan
Menurut hasil diatas dapat disimpulkan:
air sadah adalah air yang mengandung Ca dan Mg.
cara menghilangkan kesadahan air dengan pemanasan untuk air sadah sementara dan menambahkan Na2CO3 padat untuk air sadah tetap.
Air sadah tidak digunakan secara langsung karena air sadah dapat menggumpal.
Air sadah tidak dapat digunakan secara langsung untuk mencuci karena air sadah dapat menggumpalkan sabun cuci dimana sabun cuci seharusnya bertugas menggumpalkan lemak/kotoran. Hal ini terjadi karena ion Ca dan Mg dapat menggantikan ion Na, didalam molekul sabun cuci sehingga sabun akan mengendap didalam air.
air yang tidak dapat digunakan secara langsung untuk mencuci adalah air yang mengandung kesadahan.
Saran
Kami selaku tim penulis memberikan saran kepada pembaca antara lain:
bagi warga yang tinggal didaerah yang airnya mengandung kesadahan, hendaknya sebelum minum dan mencuci air yang akan digunakan dipanaskan atau direbus terlebih dahulu.
bagi penderita batu ginjal hedaknya berhati-hati dengan air sadah karena air sadah dapat mengendap.
jagslsh kebersihan dengan bak karena kebersihan adalah sebagian dari iman dan kebersihan menghindarkan kita dari penyakit.
gunakan air sebaik-baiknya.
gunakanlah air bersih untuk mencuci, mandi, minum, masak dan lainnya.

diminum, namun dapat menyebabkan beberapa masalah. Air sadah dapat menyebabkan pengendapan mineral, yang menyumbat saluran pipa dan keran. Air sadah juga menyebabkan pemborosan sabun di rumah tangga, dan air sadah yang bercampur sabun dapat membentuk gumpalan scum yang sukar dihilangkan. Dalam industri, kesadahan air yang digunakan diawasi dengan ketat untuk mencegah kerugian. Untuk menghilangkan kesadahan biasanya digunakan berbagai zat kimia, ataupun dengan menggunakan resin penukar ion

Tidak ada komentar: